Tapanuli Tengah –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga melaksanakan kegiatan bakti sosial di SDN 152983 Hutanabolon 1, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir sekaligus membantu mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan agar kembali dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Lapas Sibolga bersama warga binaan bergotong royong membersihkan sisa material banjir yang mengendap di ruang-ruang kelas dan lingkungan sekolah.
Pembersihan dilakukan untuk mengembalikan kondisi sekolah agar bersih, aman, dan layak digunakan kembali oleh para siswa dan tenaga pendidik.
Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian jajaran Lapas Sibolga terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Keterlibatan warga binaan juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian, khususnya dalam menumbuhkan rasa kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta kesadaran untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga, Tri Purnomo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian pemasyarakatan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap bantuan tenaga dari petugas dan warga binaan dapat mempercepat pemulihan lingkungan sekolah sehingga anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman. Ini juga menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk menumbuhkan kepedulian, semangat gotong royong, dan rasa tanggung jawab sosial,” ujar Tri Purnomo.
Pihak sekolah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Lapas Sibolga atas bantuan yang diberikan. Kegiatan pembersihan tersebut dinilai sangat membantu pihak sekolah dalam mempercepat penanganan sisa material banjir yang sebelumnya menghambat pemanfaatan ruang kelas.
Berkat kegiatan gotong royong tersebut, ruang-ruang kelas yang dibersihkan direncanakan kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar mulai Jumat (9/10/2026). Hal ini menjadi langkah penting dalam memulihkan aktivitas pendidikan setelah terdampak bencana banjir.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Sibolga menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sinergi antara petugas dan warga binaan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana sekaligus menghadirkan semangat kebersamaan bagi masyarakat terdampak. (AVID/ Tim Humas Lasiga).







































