Menelusuri Jejak Eksploitasi: Sepasang Warga Bitung Dipulangkan dari Kamboja

REDAKSI SULUT

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:03 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado, 06 Desember 2025 — Penelusuran dugaan perdagangan orang terhadap dua warga Kota Bitung mulai terkuak setelah keduanya tiba kembali di Bandara Sam Ratuangi Manado, Sabtu pagi Mereka adalah F.B. (22) dan S.R.P.T. (31), wara Kota Bitung pasangan suami istri yang mengaku menjadi korban perekrutan ilegal dan eksploitasi di Kamboja.

Jejak kasus ini bermula pada Juni 2025, ketika keduanya diberangkatkan secara tanpa dokumen resmi melalui Bandara Gorontalo. Tawaran pekerjaan bergaji besar dijadikan umpan oleh jaringan perekrut gelap, yang kemudian mengarahkan mereka ke sebuah perusahaan di Kamboja.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sesampainya di sana, kenyataan jauh berbeda. Berdasarkan keterangan S.R.P.T. warga keduanya dipaksa bekerja dalam industri penipuan online, sebuah sektor kriminal yang kian marak memanfaatkan PMI ilegal. Bahkan, nasib mereka semakin terombang-ambing setelah tiga kali dijual kepada agen berbeda agar terus dieksploitasi.

Puncak drama penyelamatan terjadi pada 17 Oktober 2025, di kawasan Chrey Thom, Kamboja. Sekitar 110 WNI nekat melarikan diri dari fasilitas operasi penipuan online. Kedua warga Bitung tersebut turut menjadi bagian dari upaya pelarian massal itu hingga akhirnya mendapatkan perlindungan dan pemulangan.

Kini, keduanya telah berada dalam penanganan BP3MI Sulawesi Utara, berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi Manado dan Yayasan Kasih Yang Utama (YKYU) dan Komunitas Lingkungan Peduli TPPO yang tergabung dalam Satgas TPPO Provinsi Sulawesi Utara. Tahap asesmen terus dilakukan untuk memulihkan kondisi fisik maupun psikologis korban, sekaligus menelusuri rantai perekrutan yang memberangkatkan mereka.

Satgas TPPO Sulawesi Utara memastikan bahwa proses pendalaman informasi akan terus dilakukan, termasuk menggali keterangan korban guna mengungkap jaringan yang terlibat secara komprehensif. Penanganan hukum akan menjadi fokus lanjutan agar para pelaku perekrutan ilegal dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak memenuhi prosedur resmi. Pola perekrutan tidak sah terbukti menjadi pintu masuk eksploitasi, penyiksaan, hingga perdagangan orang.

Tim tppo

Berita Terkait

Supervisi Divpropam Polri di Polda Sulut, Perkuat Pengawasan Internal dan Profesionalisme Personel
Mega Mall Manado Terbakar, Polisi Pastikan Area Steril, 1 Korban Jiwa Ditemukan
Ditresnarkoba Polda Sulut dan Polres Boalemo Bongkar Home Industry Miras Palsu Merk “Kasegaran” di Gorontalo
Peringatan May Day 2026 di Manado Berlangsung Meriah dan Damai, Dihadiri Forkopimda Sulut
Polresta Manado Rilis Dua Kasus Laka Lantas, Dua Tersangka Resmi Ditetapkan
Polda Sulut Proses Hukum Oknum Anggota Polri Terkait Dugaan Kekerasan Seksual
PMI Sulut Mengadu ke KBRI Brunei, Dugaan Nonprosedural dan Indikasi TPPO Mencuat
Tiket Dibayar, Uang Jalan Dikirim, Janji Ketemu di Apartemen: Dua Remaja Sulut Dicegah dari Dugaan Jerat TPPO

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:00 WIB

Gunakan Fasilitas Negara untuk Akses Perumahan, Bima Land City 3 Terancam Denda hingga Penutupan Jalan

Kamis, 26 Februari 2026 - 06:26 WIB

Kapolres Cimahi Pimpin Aksi Kemanusiaan Ramadan, Ratusan Takjil Dibagikan untuk Warga dan Pengguna Jalan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:49 WIB

KETIDAKSESUAIAN ADMINISTRASI DAN FISIK PROYEK POKIR RP150 JUTA DI DESA CITAPEN JADI SOROTAN

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:59 WIB

Dugaan Ketidaktransparanan Anggaran: Proyek Rutin Jalan dan Jembatan Wilayah V Jabar Disorot

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:18 WIB

‎Dugaan Penyalahgunaan Anggaran BUMDes di Desa Kerta mulya Mencuat

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:37 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Anggaran, Pekerjaan Drainase di RW 13 Cipeundeuy Dipertanyakan

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:50 WIB

Menggugat HAM Sektoral di Bandung Raya: Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS) Desak Pemerintah Selesaikan Krisis Pendidikan, Lingkungan, dan Kesehatan

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:58 WIB

Kritis Hari HAM Sedunia, Soroti Pelanggaran Hak Warga di Jabar

Berita Terbaru