Antisipasi Karhutla, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 23:00 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –
PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah operasionalnya di Kalimantan dan Sumatera.

Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan sistem deteksi dini, patroli lapangan, kesiapan personel dan sarana pemadaman, hingga penyediaan sumber air di kawasan rawan kebakaran. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan kebijakan Zero Burning serta menjaga keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

Salah satu instrumen utama yang digunakan adalah Dashboard Monitoring Karhutla PTPN IV, yang membantu perusahaan memantau kemunculan titik panas atau hotspot berdasarkan kedekatannya dengan lokasi kebun. Informasi tersebut menjadi dasar bagi tim di Regional dan unit kebun untuk melakukan verifikasi lapangan serta menentukan prioritas penanganan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pemantauan berbasis teknologi, perusahaan juga secara periodik melaksanakan Apel Siaga Karhutla untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, jalur komunikasi, serta mekanisme respons apabila ditemukan indikasi kebakaran di sekitar wilayah operasional.

Di wilayah Kalimantan, intensitas pemantauan dan patroli ditingkatkan terutama pada area yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi selama periode kemarau. Langkah tersebut diarahkan untuk mendeteksi potensi kebakaran sedini mungkin serta mencegah rambatan api memasuki area perkebunan maupun kawasan di sekitar permukiman masyarakat.

Sementara itu di Sumatera, mitigasi juga diperkuat melalui penyediaan infrastruktur pendukung, termasuk sumber air dan fasilitas pencegahan kebakaran di sejumlah kawasan rawan. Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan ketersediaan air untuk pemadaman awal apabila terjadi kebakaran lahan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan pengendalian Karhutla merupakan bagian dari manajemen risiko perusahaan yang dipersiapkan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika memasuki periode puncak kemarau.

“Mitigasi Karhutla harus dilakukan jauh sebelum api muncul. Karena itu, sistem monitoring, kesiapan personel, patroli, serta sarana pendukung kami persiapkan sejak awal agar ketika terdapat indikasi hotspot, tim dapat segera melakukan verifikasi dan mengambil langkah yang diperlukan,” ujar Jatmiko di Jakarta.

Menurut Jatmiko, kebijakan Zero Burning merupakan bagian dari komitmen PTPN IV dalam menjalankan praktik perkebunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Bagi PalmCo, pencegahan kebakaran bukan hanya terkait perlindungan terhadap aset perusahaan. Yang jauh lebih penting adalah perlindungan terhadap masyarakat, lingkungan, dan ekosistem di sekitar perkebunan. Karena itu, pendekatan kami selalu menempatkan pencegahan sebagai prioritas utama,” katanya.

*Perkuat Personel dan Kesiapan Lapangan*

Penguatan sistem pencegahan juga dilakukan melalui peningkatan kapasitas personel. Di Kalimantan Barat, PTPN IV melalui Regional V telah melaksanakan Bimbingan Teknis Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Bimtek Dalkarhutla) bagi personel yang terlibat dalam penanganan Karhutla.

Pelatihan tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman terhadap prosedur keselamatan, teknik penanganan kebakaran, koordinasi lapangan, serta penggunaan peralatan pemadaman.

Selain pelatihan, perusahaan juga secara rutin melakukan pemeriksaan kesiapan pompa, selang, alat pelindung diri, kendaraan operasional, alat komunikasi, serta sumber air yang dapat digunakan ketika terjadi kondisi darurat.

*Bangun Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah*

PTPN IV juga memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat pemerintah, serta unsur masyarakat di wilayah operasional.

Sebagai bagian dari dukungan tersebut, perusahaan menyalurkan bantuan logistik dan perlengkapan keselamatan bagi petugas lapangan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

Dukungan tersebut melengkapi koordinasi yang telah berjalan antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan serta penanganan Karhutla.

Di Jambi, pendekatan pencegahan turut melibatkan masyarakat melalui program pemberdayaan di desa sekitar perkebunan. Salah satunya dilakukan melalui penguatan kesiapsiagaan masyarakat serta penyediaan infrastruktur sumber air untuk mendukung upaya pencegahan kebakaran di kawasan gambut.

Jatmiko menegaskan bahwa efektivitas pengendalian Karhutla sangat bergantung pada sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat.

“Karhutla tidak mengenal batas administrasi maupun batas konsesi. Karena itu, pencegahannya tidak mungkin dilakukan sendiri. Kuncinya adalah deteksi dini, respons cepat, dan kolaborasi seluruh pihak,” ujar Jatmiko.

Ke depan, PTPN IV akan terus memperkuat sistem pemantauan, kesiapan personel dan sarana, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menjaga operasional perkebunan yang aman dan berkelanjutan.(AVID/red)

Berita Terkait

DARI KEDELAI, LAHIR KETERAMPILAN!
Perkuat Transformasi Digital, PTPN IV Raih Standar Internasional dan Tingkatkan Kematangan Tata Kelola TI
Tampil Konsisten, Teh PalmCo Dominasi Penghargaan Utama National Tea Competition 2026
Lapas Sibolga Terima Kunjungan DPRD Kota Sibolga, Tinjau Langsung Pelayanan dan Program Pembinaan
Kuasa Hukum Pelapor Kecewa, Dr. Andi: Penyidik Polrestabes Medan Lamban dan Tidak Profesional Tangani Laporan Hansen Wijaya
Gandeng Pasukan Brimob, TNI, Polri dan BNN, Lapas Narkotika Pematang Siantar Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Hasilnya Negatif HP dan Narkoba
Rutan Kabanjahe Bersinergi dengan APH, Razia Gabungan Pastikan Rutan Bersih dari HP dan Narkoba
Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk di Lapangan Merdeka

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 08:47 WIB

Turun ke Sawah, Babinsa Bugel Bersama Petani Perkuat Semangat Ketahanan Pangan

Rabu, 23 September 2026 - 08:45 WIB

Jaga Kondusivitas Karimunjawa, Kodim 0719/Jepara Perkuat Komsos di Kantor KUPP

Selasa, 22 September 2026 - 12:22 WIB

Kala Si Jago Merah Mengamuk, Prajurit Satria Citrosomo Pasang Badan Jinakkan Kobaran Api di Jantung Jepara

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

Dandim Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro

Selasa, 22 September 2026 - 11:03 WIB

Asap Hitam di Bumi Kartini: Aksi Gercep Prajurit Yonif 457/Satria Citrosomo Jinakkan Kobaran Api di Pabrik Jepara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Komisi III DPRD KBB Mediasi Sengketa Lahan Perumahan Subsidi, Warga Minta Pembangunan Dihentikan Sementara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Dari Bambu dan Karung Pasir, Warga Ngamprah Pertahankan Aliran Air untuk Sawah dan Kebun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Batununggal Bergejolak: Warga Tuding Proyek Tower Lebih Mengutamakan Kepentingan Bisnis

Berita Terbaru

Medan

DARI KEDELAI, LAHIR KETERAMPILAN!

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB