Aceh Tenggara Ukir Prestasi di MTQ Aceh XXXVII 2025 lewat Cabang Hafalan 100 Hadits dengan Raihan Juara II dan Harapan I

KUPAS TUNTAS NEWS

- Redaksi

Minggu, 9 November 2025 - 14:48 WIB

50298 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE — Kafilah Kabupaten Aceh Tenggara berhasil mencatat prestasi membanggakan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Pidie Jaya. Dua peserta dari daerah yang dikenal dengan sebutan Bumi Sepakat Segenep ini berhasil masuk dalam jajaran peserta terbaik pada cabang Hafalan 100 Hadits dengan Sanad.

Thayalis, peserta kategori putra, meraih Juara II dengan nilai 88, sedangkan Mona Fitri, peserta kategori putri, mendapat predikat Harapan I. Performa keduanya dinilai sangat baik oleh dewan hakim, terutama dalam aspek penguasaan sanad, kelancaran hafalan, dan kefasihan penyampaian. Hasil tersebut diumumkan secara resmi dalam Keputusan Dewan Hakim MTQ Aceh XXXVII Tahun 2025 yang tertuang dalam surat nomor 02/Kep.DH/MTQ ACEH-XXXVII/2025, setelah melalui proses penilaian dan sidang pleno yang dilaksanakan pada Jumat, 7 November 2025.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Capaian tersebut mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara. Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tenggara, M. Rasadi, mengatakan pada Minggu (9/11/2025) bahwa keberhasilan dua kafilah ini merupakan hasil kerja keras yang tidak instan, tetapi melalui proses panjang pembinaan di berbagai tingkatan daerah. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, LPTQ kabupaten, para pelatih, dan dukungan lembaga pendidikan Islam merupakan kunci utama yang mendukung tumbuhnya prestasi tersebut.

“Keberhasilan Thayalis sebagai Juara II dan Mona Fitri sebagai Harapan I di cabang Hafalan 100 Hadits dengan Sanad adalah bukti bahwa kita berada di jalur yang benar. Ini akan menjadi pemicu bagi pembinaan selanjutnya agar lebih terarah, lebih luas, dan lebih solid,” tutur Rasadi.

Ia juga menambahkan, evaluasi kegiatan pembinaan akan segera dilakukan untuk memperkuat pola seleksi dan pelatihan di tahun-tahun mendatang. Pihaknya berharap dengan peningkatan fasilitas, kualitas pelatih, dan sistem pelatihan yang terintegrasi, Aceh Tenggara akan mampu mencetak lebih banyak lagi peserta unggul, terutama pada cabang-cabang kompetitif seperti hafalan hadits, tahfiz, dan tafsir.

“Kami berharap, prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. Ini adalah pondasi awal bagi pengembangan potensi anak-anak kita. Ke depan, kita ingin Aceh Tenggara tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi sebagai daerah yang disegani dalam cabang-cabang seperti hadits, tahfiz, dan tafsir,” kata Rasadi.

Pelaksanaan MTQ Aceh XXXVII sendiri berlangsung selama sepekan penuh, yang ditutup secara resmi pada malam Jumat di Arena Utama, Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan penutupan dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E., bersama jajaran pejabat provinsi dan kabupaten/kota se-Aceh. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh peserta, serta peran penting pemerintah daerah dalam pembinaan generasi Qur’ani yang unggul di berbagai cabang.

Prestasi yang diraih oleh Thayalis dan Mona Fitri menjadi bukti bahwa Aceh Tenggara mulai menunjukkan kualitas dalam ajang MTQ di tingkat provinsi. Dengan kerja kolektif dan komitmen pembinaan yang kuat, daerah ini berhasil menempatkan diri dalam posisi strategis di antara peserta dari 23 kabupaten/kota se-Aceh.

Ke depan, Dinas Syariat Islam Aceh Tenggara akan terus mengembangkan program pembinaan berjenjang dari tingkat gampong, kecamatan, hingga kabupaten, serta memperluas kerja sama dengan lembaga pendidikan Islam untuk memperkuat basis penghafal hadits di seluruh wilayah. Prestasi di MTQ Aceh XXXVII diharapkan menjadi awal dari konsistensi Aceh Tenggara dalam mencetak generasi muda yang tak hanya cakap dalam ilmu agama, tetapi juga mampu membawa nama daerah di forum-forum religius tingkat lebih tinggi. (Yasir Asbalah)

Berita Terkait

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi
Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Lembah Haji Diduga Sarat Kejanggalan
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI
Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Santuni Santri Berprestasi di Aceh Tenggara
Sigap di Tengah Bencana, Personel Polsek Lawe Sigala-gala Bantu Warga Melintas di Lokasi Banjir Bandang
Patroli Malam Polres Aceh Tenggara, Wujud Nyata Hadirnya Polisi Jaga Keamanan Masyarakat
Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:19 WIB

Koramil 03/Batealit Laksanakan Patroli dan Monitoring SPPG Pekalongan dalam Rangka Gertak

Rabu, 23 September 2026 - 08:47 WIB

Turun ke Sawah, Babinsa Bugel Bersama Petani Perkuat Semangat Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 12:22 WIB

Kala Si Jago Merah Mengamuk, Prajurit Satria Citrosomo Pasang Badan Jinakkan Kobaran Api di Jantung Jepara

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

Dandim Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro

Selasa, 22 September 2026 - 11:03 WIB

Asap Hitam di Bumi Kartini: Aksi Gercep Prajurit Yonif 457/Satria Citrosomo Jinakkan Kobaran Api di Pabrik Jepara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Komisi III DPRD KBB Mediasi Sengketa Lahan Perumahan Subsidi, Warga Minta Pembangunan Dihentikan Sementara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Dari Bambu dan Karung Pasir, Warga Ngamprah Pertahankan Aliran Air untuk Sawah dan Kebun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Batununggal Bergejolak: Warga Tuding Proyek Tower Lebih Mengutamakan Kepentingan Bisnis

Berita Terbaru