Lokasi Dugem H7 Diduga Jadi Sarang Narkoba dan Prostitusi Terselubung, Masyarakat Resah Desak Penggrebekan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 22:59 WIB

50129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Tempat hiburan malam H7 Jalan Abdullah Lubis, Medan, kini semakin meresahkan masyarakat.

Lokasi dunia gemerlap (Dugem) tersebut diduga kuat menjadi sarang peredaran narkoba dan praktik prostitusi terselubung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai keterangan yang dihimpun awak media, Kamis (22/05/2025) mengungkapkan, aktivitas di dalamnya kerap berlangsung hingga dini hari dengan dentuman musik keras yang bukan hanya mengganggu ketenangan warga, tapi juga menenggelamkan suara pengajian dan azan dari Masjid Al Jihad yang berada tidak jauh dari lokasi.

Warga sekitar yang sudah lama resah atas keberadaan H7 dan menilai tempat tersebut telah mencederai nilai-nilai sosial dan keagamaan yang mereka junjung.

Berbagai laporan dan keluhan telah disampaikan kepada aparat, namun hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas.

Kekecewaan masyarakat pun memuncak, mereka mendesak agar Polda Sumut dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumut segera turun tangan untuk melakukan penggerebekan sebelum situasi semakin tak terkendali.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku aktivitas di tempat tersebut sangat mencurigakan.

Ia menyebutkan sering melihat orang-orang keluar masuk dengan gelagat yang tidak wajar, dan suara musik yang memekakkan telinga kerap berlangsung hingga subuh.

Ia juga mengungkapkan dugaan adanya praktik prostitusi terselubung terlhat dengan keberadaan LC (Ladies Call) yang disediakan oleh manajemen untuk melayani pengunjung.

Ironisnya, H7 seperti kebal terhadap hukum bahkan tempat ini beberapa waktu lalu sempat digerebek karena kasus dugaan lokalisasi judi online oleh Polrestabes Medan.

Muncul juga dugaan bahwa manajemen H7 memberikan “setoran” kepada oknum-oknum penegak hukum tertentu, sehingga tempat ini seolah-olah tak tersentuh hukum.

Kepada awak media, dua orang pengunjung yang baru keluar dari lokasi tersebut mengaku bahwa semua hal di dalam H7 terasa bebas.

Mereka menyebutkan pengunjung dimanjakan dengan peredaran narkoba dan kehadiran wanita penghibur yang disiapkan oleh pihak manajemen.

Menurut mereka, meskipun tempat tersebut diberi label karaoke, namun kenyataannya pengunjung larut dalam house music di bawah pengaruh ekstasi, berpelukan dengan wanita-wanita berpakaian minim.

Sementara seorang pria bernama Heri yang sempat dikonfirmasikan via telepon selular mengaku dirinya tidak punya hubungan dengan H7.

” Kalau mengenai hal hal disana jangan tanya saya, karena saya tak ada hubungannya,” jelas Heri.

Sementara pihak Managemen H7 bernama Teja saat coba dikonfirmasi, Kamis (22/05/2025) via WA dan telpon pukul 21.59 Wib dan 22.08 Wib, tidak memberikan jawaban.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan masyarakat. Jika dibiarkan, keberadaan H7 akan menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di kota Medan.

Masyarakat berharap pihak berwenang tidak lagi tutup mata dan segera bertindak untuk menertibkan tempat hiburan tersebut demi menjaga moral, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.(tim)

Berita Terkait

Bang Fen Periksa Tensi di Tengah Edukasi Kesehatan, Mahasiswa Keperawatan Imelda Beri Penjelasan Cara Kendalikan Hipertensi
DARI KEDELAI, LAHIR KETERAMPILAN!
Perkuat Transformasi Digital, PTPN IV Raih Standar Internasional dan Tingkatkan Kematangan Tata Kelola TI
Tampil Konsisten, Teh PalmCo Dominasi Penghargaan Utama National Tea Competition 2026
Lapas Sibolga Terima Kunjungan DPRD Kota Sibolga, Tinjau Langsung Pelayanan dan Program Pembinaan
Kuasa Hukum Pelapor Kecewa, Dr. Andi: Penyidik Polrestabes Medan Lamban dan Tidak Profesional Tangani Laporan Hansen Wijaya
Gandeng Pasukan Brimob, TNI, Polri dan BNN, Lapas Narkotika Pematang Siantar Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Hasilnya Negatif HP dan Narkoba
Rutan Kabanjahe Bersinergi dengan APH, Razia Gabungan Pastikan Rutan Bersih dari HP dan Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 00:53 WIB

Bang Fen Periksa Tensi di Tengah Edukasi Kesehatan, Mahasiswa Keperawatan Imelda Beri Penjelasan Cara Kendalikan Hipertensi

Kamis, 24 September 2026 - 19:34 WIB

DARI KEDELAI, LAHIR KETERAMPILAN!

Kamis, 24 September 2026 - 11:41 WIB

Perkuat Transformasi Digital, PTPN IV Raih Standar Internasional dan Tingkatkan Kematangan Tata Kelola TI

Rabu, 23 September 2026 - 19:03 WIB

Tampil Konsisten, Teh PalmCo Dominasi Penghargaan Utama National Tea Competition 2026

Rabu, 23 September 2026 - 15:52 WIB

Lapas Sibolga Terima Kunjungan DPRD Kota Sibolga, Tinjau Langsung Pelayanan dan Program Pembinaan

Selasa, 22 September 2026 - 14:33 WIB

Gandeng Pasukan Brimob, TNI, Polri dan BNN, Lapas Narkotika Pematang Siantar Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Hasilnya Negatif HP dan Narkoba

Selasa, 22 September 2026 - 06:40 WIB

Rutan Kabanjahe Bersinergi dengan APH, Razia Gabungan Pastikan Rutan Bersih dari HP dan Narkoba

Minggu, 20 September 2026 - 18:33 WIB

Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk di Lapangan Merdeka

Berita Terbaru

Medan

DARI KEDELAI, LAHIR KETERAMPILAN!

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB