Medan
Upacara bendera kembali menjadi sarana pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara Perempuan Kelas IIA Medan yang merupakan Salah satu bentuk pembinaan dan melatih kedisiplinan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan tersebut kembali dilaksanakan di lapangan Rutan Perempuan Kelas II A Medan pada Senin, (17/02).
Warga Binaan yang bertugas dalam upacara merupakan mereka yang telah mendapatkan pelatihan upacara dari petugas staff Pelayanan Tahanan. Pelatihan tersebut diberikan untuk memastikan bahwa upacara dapat berjalan dengan baik serta memberikan pemahaman tentang tata cara pelaksanaan upacara yang benar.
Kepala Rutan Perempuan Kelas II A Medan, Marlia Rezeki Santoso menjadi Pembina upacara pada upacara kesadaran berbangsa dan bernegara. Upacara berlangsung dengan khidmat, diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh WBP. Mereka menunjukkan kesungguhan dalam melaksanakan setiap tahapan upacara, mulai dari pengibaran bendera hingga penghormatan kepada sang merah putih.
Dalam amanatnya, Marlia berpesan untuk selalu mengingat dan menumbuhkan rasa kesadaran berbangsa dan bernegara serta mengingat bahwa kita merupakan bagian dari NKRI. “Dilaksanakan Upacara ini karena sebagai Warga Negara Indonesia yang baik, kita Harus selalu mengingat bahwa kita bagian dari NKRI. Saya juga menghimbau kepada seluruh warga binaan selalu menjaga kesehatan dan mengikuti segala peraturan selama berada di Rutan Perempuan Kelas IIA Medan serta agar selalu menjaga kebersihan kamar hunian dan lingkungan blok hunian”, Ujar Marlia.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan Rutan Perempuan Kelas II A Medan terus termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Mereka juga diharapkan siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang bertanggung jawab dan berkontribusi positif bagi negara.(AVID)







































