Garnita Malahayati Vakum, Kader Senior NasDem Soroti Kepemimpinan Baru yang Dinilai Tidak Transparan

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 12:36 WIB

50131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat – Awan kekecewaan menyelimuti tubuh Partai NasDem Kabupaten Bandung Barat. Dua kader senior sekaligus tokoh sentral Garnita Malahayati, Irma dan Popon, secara terbuka menyampaikan kritik pedas terhadap kepengurusan baru yang dinilai tertutup, tidak transparan, serta mengabaikan kader-kader lama yang selama ini telah berjuang membesarkan partai.

Irma, sosok yang dikenal loyal dan telah lama berkiprah di NasDem, mengungkapkan rasa kecewanya lantaran tak pernah dilibatkan dalam proses perubahan struktur partai. Menurutnya, kepengurusan baru dibentuk tanpa komunikasi maupun pemberitahuan resmi kepada dirinya maupun kader-kader senior lainnya.

 “Saya ini kader senior, sudah lama berjuang untuk NasDem. Tapi sampai hari ini tidak pernah diundang, tidak diberi tahu apa-apa. SK kepengurusan baru pun saya tidak tahu. Apa artinya kami ini? Apa kami sudah tidak dianggap lagi?” tegas Irma dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Irma menyoroti adanya miskomunikasi parah antara pengurus baru dan para kader lama, bahkan menyebut dirinya merasa dikhianati oleh partai yang selama ini ia cintai.

 “Saya NasDem, saya cinta NasDem. Tapi kalau seperti ini, jujur saya kecewa dan pesimis. Bagaimana mau besar kalau kader senior saja diabaikan? Kalau komunikasi saja tidak ada, bagaimana kita mau kerja sama?” imbuhnya.

Tak hanya persoalan komunikasi, Irma juga menyoroti kondisi Garnita Malahayati, sayap perempuan NasDem, yang menurutnya kini dalam kondisi mati suri. Ia menyatakan tekadnya untuk merebut kembali kepemimpinan Garnita agar organisasi tak terus terpuruk dalam kevakuman.

Nada serupa disampaikan oleh Popon, kader tertua sekaligus pembina Garnita Malahayati di NasDem Bandung Barat. Popon menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja Garnita yang dinilai nyaris tidak berfungsi.

> “Sekarang Garnita lumpuh total. Tidak ada gerakan, tidak ada rapat, tidak ada kegiatan. Ketua yang sekarang pun diam saja. Sayap partai ini seharusnya aktif, tapi kenyataannya dibekukan hanya 40 hari setelah pelantikan. Apa ini yang disebut membesarkan partai?” sindir Popon tajam.

Menurut Popon, pengurus baru terkesan hanya fokus pada kelompok tertentu, sementara kader-kader senior yang telah berjuang dari awal justru tersisihkan.

 “Kalau sayap partai diabaikan, jangan harap bisa terbang tinggi. Yang ada, partai jalan di tempat. Ini bukan lagi miskomunikasi, ini pembiaran,” tegasnya.

Pernyataan keras dari Irma dan Popon menjadi alarm serius bagi soliditas internal Partai NasDem di Kabupaten Bandung Barat. Keduanya menegaskan bahwa penghargaan terhadap kader lama dan keterbukaan dalam komunikasi adalah fondasi penting bagi keberlanjutan partai.

 

“Kami hanya ingin dihargai, diajak bicara, dan dilibatkan. Kalau tidak, jangan salahkan kalau kader lama memilih diam, atau bahkan pergi. Kami masih NasDem. Tapi pertanyaannya: apakah NasDem masih peduli dengan kami?” pungkas Irma. Red * E.S *

Berita Terkait

Koramil 03/Batealit Laksanakan Patroli dan Monitoring SPPG Pekalongan dalam Rangka Gertak
Turun ke Sawah, Babinsa Bugel Bersama Petani Perkuat Semangat Ketahanan Pangan
Jaga Kondusivitas Karimunjawa, Kodim 0719/Jepara Perkuat Komsos di Kantor KUPP
Kala Si Jago Merah Mengamuk, Prajurit Satria Citrosomo Pasang Badan Jinakkan Kobaran Api di Jantung Jepara
Dandim Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro
Asap Hitam di Bumi Kartini: Aksi Gercep Prajurit Yonif 457/Satria Citrosomo Jinakkan Kobaran Api di Pabrik Jepara
DPP SWI Hadir di Surabaya, Menguatkan Solidaritas Organisasi dan Masa Depan Wartawan Indonesia
Komisi III DPRD KBB Mediasi Sengketa Lahan Perumahan Subsidi, Warga Minta Pembangunan Dihentikan Sementara

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:19 WIB

Koramil 03/Batealit Laksanakan Patroli dan Monitoring SPPG Pekalongan dalam Rangka Gertak

Rabu, 23 September 2026 - 08:47 WIB

Turun ke Sawah, Babinsa Bugel Bersama Petani Perkuat Semangat Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 12:22 WIB

Kala Si Jago Merah Mengamuk, Prajurit Satria Citrosomo Pasang Badan Jinakkan Kobaran Api di Jantung Jepara

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

Dandim Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro

Selasa, 22 September 2026 - 11:03 WIB

Asap Hitam di Bumi Kartini: Aksi Gercep Prajurit Yonif 457/Satria Citrosomo Jinakkan Kobaran Api di Pabrik Jepara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Komisi III DPRD KBB Mediasi Sengketa Lahan Perumahan Subsidi, Warga Minta Pembangunan Dihentikan Sementara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Dari Bambu dan Karung Pasir, Warga Ngamprah Pertahankan Aliran Air untuk Sawah dan Kebun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Batununggal Bergejolak: Warga Tuding Proyek Tower Lebih Mengutamakan Kepentingan Bisnis

Berita Terbaru