Ketua LPPI: Klarifikasi Menteri UMKM di Hadapan Publik dan KPK Adalah Bentuk Tanggung Jawab yang Patut Diapresiasi

KUPAS TUNTAS NEWS

- Redaksi

Minggu, 6 Juli 2025 - 14:59 WIB

50147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,6/7/ 2025 | Pernyataan “stop politisasi isu dan framing media Sosial terhadap Maman Abdurahman Mentri UMKM adalah seruan untuk menghentikan praktik penyalahgunaan isu-isu publik untuk kepentingan politik, serta upaya media untuk membentuk opini publik melalui penyajian informasi yang terdistorsi atau bias. Tujuannya adalah agar informasi yang disajikan kepada masyarakat lebih objektif dan akurat, sehingga masyarakat tidak tergiring opini sesat dan yang tidak bertanggung jawab.

di sampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) Dedi Siregar Stop buat fitnah, stop sebar berita hoax, dan framing negatif pada Menteri Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman soal dokumen untuk meminta kedutaan memberikan fasilitas kepada istrinya dan menggunakan fasilitas negara untuk perjalanan pribadi,

merespon berita yang tengah menjadi sorotan publik terkait dengan isu istri Mentri UMKM yang melakukan perjalanan ke luar negeri, terkait dengan itu bahwa dalam pemberitaan itu yang sedang ramai beritanya di berbagai media, nama Mentri UMKM Maman Abdurahman merupakan korban dari framing sebuah berita dan korban fitnah yang dilakukan dengan cara mempolitisasi isu ini untuk tujuan menyerang dan menyudutkan Mentri UMKM, sehingga dapat menimbulkan stigma negatif terhadap Mentri UMKM,

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami meminta media agar stop melakukan stigmatisasi terhadap Mentri UMKM, karena itu merupakan sesuatu yang tidak benar dan tidak objektif dengan cara membingkai isu, lebih lanjut, pemberitaan istri Mentri UMKM yang melakukan perjalanan ke luar negeri merupakan berita yang sangat tendensius untuk menggiring opini publik yang negatif terhadap integritas Mentri UMKM, berita tersebut di nilai terlalu mengambil kesimpulan sepihak dan tidak mendasar dan tidak melihat fakta secara menyuluruh, sehingga yang diberitakan hanya sekedar opini dan pernyataan yang tidak objektif dan cendrung provokatif.

Disis lain kami memuji sikap kesatria dan langkah berani Menteri UMKM, Maman yang langsung memberi penjelasan pada KPK dan publik agar berita hoax dan framing negatif yang memfitnah tidak melebar kemana-mana,”

“Berita yang kini beredar hanya menyudutkan Mentri Maman Abdurahman meripakan bentuk rekayasa yang tidak mendasar dan tidak melihat fakta secara menyeluruh, saya yakin itu merupakan upaya politisasi isu yang di desain oleh oknum tertentu yang tanpa bukti” menyebarkan fitnah.

Kami meminta agar masyarakat tidak gampang percaya dengan berita yang tidak sesuai kebenarannya, masyarakat saat ini sudah semakin cerdas dalam menanggapi berita, apalagi berita-berita yang menggiring opini dan membuat framing terhadap Mentri Maman kami yakin masyarakat bisa menyaring informasi hoaks yang di sebarkan ini untuk tujuan menyerang Mentri UMKM tersebut.

Kami sangat yakin bahwa berita soal istri Mentri UMKM merupakan framing media yang tidak akurat, tidak seimbang, atau didorong oleh agenda tertentu, hal itu dapat merugikan individu Mentri Maman yang kini fokus bekerja di dalam kabinet. Perlu kami katakan bahwa persepsi yang salah, dan framing yang buruk dapat menciptakan persepsi yang salah tentang suatu peristiwa atau isu.

Oleh karena itulah maka kami mengajak masyarakat agar bisa memahami dan juga mendukung pernyataan langsung dari Mentri UMKM yang sudah memberikan keterangannya di berbagai media bahwa istrinya pergi untuk mendampingi anak tidak menggunakan fasilitas dari negara. Dan untuk itu menyebut seluruh biaya selama proses perjalanan ke luar negeri dibayarkan melakukan rekening pribadi istri, dan tidak menggunakan dana kas rekening negara.

Salam Hormat,
Dewan Pimpinan Pusat
Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia
Ketua Umum
Dedi Siregar

Berita Terkait

Jawaban Singkat UPTD Wilayah VI Soal Paket Rp30,4 Miliar, Publik Pertanyakan Transparansi Dokumen
DPP SWI Hadir di Surabaya, Menguatkan Solidaritas Organisasi dan Masa Depan Wartawan Indonesia
Batununggal Bergejolak: Warga Tuding Proyek Tower Lebih Mengutamakan Kepentingan Bisnis
Kolaborasi Bersejarah: SWI dan UMJ Perkuat Kompetensi dan Pendidikan Wartawan Nasional
BBGRM Dinilai Wajib, LPM Batununggal Kritik Kelurahan dan Kecamatan yang Tidak Melaksanakan
Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029
Langkah Nyata SWI Menuju Konstituen Dewan Pers, Profesionalisme Wartawan Jadi Prioritas Utama
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Mahasiswa Karawang Ajak Pemuda Jaga Persatuan dan Demokrasi

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:43 WIB

Jawaban Singkat UPTD Wilayah VI Soal Paket Rp30,4 Miliar, Publik Pertanyakan Transparansi Dokumen

Jumat, 18 September 2026 - 19:21 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yusa Panjang Pimpin Apel Gelar Pasukan Ratusan APH, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

Kamis, 17 September 2026 - 16:07 WIB

Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi, Batalkan Vonis PT Medan dalam Perkara Bambang alias Bembeng

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:44 WIB

SWI Kota Subulussalam Tegaskan Anggota di Lapangan Bekerja untuk Fungsi Kontrol Sosial, Bukan Mencari Masalah

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:23 WIB

Kapolres Binjai Perkuat Sinergi dengan Lapas Kelas IIA Binjai, Dukung Pembinaan dan Keamanan Pemasyarakatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:03 WIB

Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:48 WIB

Aksi Kekerasan Disertai Penjarahan Terjadi di Manggelewa, Satu Warga Jadi Korban

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:55 WIB

Andar Amin Harahap: Program Strategis ATR/BPN Kunci Kepastian Hukum dan Penyelesaian Konflik Agraria

Berita Terbaru