Publik Apresiasi BGN Wujudkan Program Makan Bergizi Geratis Di Pesantren

KUPAS TUNTAS NEWS

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:56 WIB

5096 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Rabu,10 Desember 2025- Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas komitmennya dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi generasi muda Indonesia.

Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN menggandeng berbagai lembaga pendidikan keagamaan, termasuk pondok pesantren, untuk memastikan para santri mendapatkan asupan bergizi secara merata dan berkelanjutan. Salah satu contoh nyata implementasi program ini adalah di Kabupaten Kendal, tepatnya di Pondok Pesantren Al Fadllu 2.

Program MBG bertujuan memberikan akses makanan sehat, aman, dan bernutrisi kepada para santri setiap hari. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah dalam pencegahan stunting, peningkatan kesehatan remaja, serta mendukung konsentrasi belajar dan kegiatan keagamaan di pesantren.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disambut oleh berbagai pihak seperti Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana dan jajaran atas komitmennya menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis bagi para santri di berbagai wilayah Indonesia. Program ini dinilai sebagai langkah nyata dalam mendukung kesehatan, daya tahan tubuh, dan kualitas pembelajaran di lingkungan pesantren.

Salah satu implementasi program yang menjadi perhatian adalah pelaksanaannya di Kabupaten Kendal, tepatnya di Pondok Pesantren Al Fadllu 2. Melalui program ini, para santri menerima asupan makanan sehat, bergizi, dan seimbang setiap hari sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi remaja serta pencegahan stunting di lingkungan pendidikan keagamaan.

Ketua Umum DPP LPPI Dedi Siregar menyampaikan bahwa program seperti ini sangat dibutuhkan di pesantren. “BGN telah menunjukkan keberpihakan nyata kepada para santri. Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi, tetapi juga mendukung peningkatan konsentrasi belajar dan aktivitas keagamaan di pesantren.

Kami mengapresiasi pelaksanaan yang sudah berjalan dengan baik di Pondok Pesantren Al Fadllu 2 Kendal,” ujarnya.

Kami menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang unggul.

Pesantren yang selama ini menjadi pusat pendidikan karakter dan keagamaan perlu mendapat perhatian lebih dalam aspek kesehatan dan pemenuhan gizi santri.

Program yang dijalankan BGN ini juga mencakup edukasi gizi, peningkatan standar dapur pesantren, serta monitoring kualitas bahan makanan, sehingga manfaatnya tidak hanya jangka pendek tetapi berkelanjutan.

 

Program BGN, MBG Hadir Di Pesantren dan ciptakan gerakan pertumbuhan ekonomi
pesantren, seperti di Kabupaten Kendal Pondok Pesantren Al Fadllu 2, menunjukkan bahwa kolaborasi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan ekosistem ekonomi baru yang produktif dan bermanfaat. program ini memberikan dampak ekonomi langsung, antara lain, Peningkatan permintaan hasil pertanian lokal, seperti beras, sayur, buah, dan protein hewani. Pemberdayaan UMKM dalam pengadaan bahan baku, pengolahan makanan, dan distribusi logistik. Penciptaan lapangan kerja baru di bidang pengelolaan dapur sehat, katering pesantren, dan transportasi bahan pangan. Stabilisasi ekonomi desa melalui pemanfaatan potensi pangan lokal.

Badan Gizi Nasional merupakan lembaga yang berfokus pada perumusan kebijakan, koordinasi, serta implementasi program-program peningkatan gizi masyarakat Indonesia. BGN bekerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan dunia usaha untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan bebas stunting.

Berita Terkait

DPP SWI Hadir di Surabaya, Menguatkan Solidaritas Organisasi dan Masa Depan Wartawan Indonesia
Batununggal Bergejolak: Warga Tuding Proyek Tower Lebih Mengutamakan Kepentingan Bisnis
Kolaborasi Bersejarah: SWI dan UMJ Perkuat Kompetensi dan Pendidikan Wartawan Nasional
BBGRM Dinilai Wajib, LPM Batununggal Kritik Kelurahan dan Kecamatan yang Tidak Melaksanakan
Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029
Langkah Nyata SWI Menuju Konstituen Dewan Pers, Profesionalisme Wartawan Jadi Prioritas Utama
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Mahasiswa Karawang Ajak Pemuda Jaga Persatuan dan Demokrasi
Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:01 WIB

Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan

Minggu, 27 September 2026 - 07:53 WIB

Kapolda Riau Pimpin Sertijab Wakapolda, Irwasda, Karo SDM hingga Kapolres Jajaran

Minggu, 27 September 2026 - 06:02 WIB

Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa

Sabtu, 26 September 2026 - 14:52 WIB

Buka Jalan Masa Depan, Lapas Sibolga Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

Jumat, 25 September 2026 - 08:17 WIB

Klarifikasi Resmi Isu Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong: Kakanwil Ditjenpas Jabar Sebut Lokasi Tersebut Rumah Dinas Asimilasi

Kamis, 24 September 2026 - 19:34 WIB

DARI KEDELAI, LAHIR KETERAMPILAN!

Kamis, 24 September 2026 - 11:41 WIB

Perkuat Transformasi Digital, PTPN IV Raih Standar Internasional dan Tingkatkan Kematangan Tata Kelola TI

Rabu, 23 September 2026 - 19:03 WIB

Tampil Konsisten, Teh PalmCo Dominasi Penghargaan Utama National Tea Competition 2026

Berita Terbaru