Pemdes Cipatik Bangun Atap Baja Ringan di Makam Syekh Ibrahim, Warga Sambut Baik

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 17:50 WIB

50111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPASTUNTASNEWS.COM ||

Bandung Barat, Cipatik <> Makam tokoh besar sekaligus pejuang kemerdekaan, Eyang Dalem Syekh Ibrahim, di Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, kini mulai mendapat perhatian dari pemerintah desa.

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Cipatik, Asep, pemerintah desa telah memberikan kontribusi nyata dengan membangun atap baja ringan di area makam. Langkah ini disambut baik oleh masyarakat sekitar yang selama ini dengan sukarela merawat dan menjaga situs sejarah tersebut.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Kades Asep yang telah memberikan perhatian kepada makam leluhur kami. Dengan adanya pembangunan ini, makam jadi lebih terawat dan nyaman untuk dikunjungi,” ujar salah seorang warga yang rutin membersihkan area makam.

 

 

Selain pembangunan atap, Pemdes Cipatik juga memberikan bantuan untuk mendukung pengelolaan dan perawatan makam. Hal ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini merawat makam secara swadaya, tanpa bayaran ataupun imbalan.

Ketika awak media ( Ladi ) yang langsung konfirmasi tentang berita makam tersebut dan mewawancarai warga sekitar merasa bangga tentang segala bentuk kepedulian semuanya .

 

Kades Asep menegaskan bahwa kepedulian terhadap makam tokoh agama dan pejuang adalah bagian dari tanggung jawab moral sekaligus bentuk penghormatan kepada jasa para leluhur.

“Syekh Ibrahim adalah pejuang sekaligus ulama yang berjasa besar. Kita sebagai generasi penerus wajib menjaga dan menghargai peninggalan beliau,” katanya.

 

 

Masyarakat Cipatik menyambut langkah ini dengan penuh apresiasi. Dengan adanya dukungan dari pemerintah desa, mereka yakin makam Syekh Ibrahim dapat menjadi situs sejarah dan religi yang lebih terawat, sekaligus menjadi tempat edukasi bagi generasi muda tentang perjuangan dan nilai keagamaan.

 

“Ini bukti nyata kepedulian pemerintah desa. Kami berharap ke depan perhatian seperti ini bisa terus berlanjut, karena menjaga warisan leluhur adalah menjaga jati diri kita,” tambah salah seorang tokoh masyarakat setempat.

 

Sumber Liputan ulang

Penulis : Dudung

Berita Terkait

Koramil 03/Batealit Laksanakan Patroli dan Monitoring SPPG Pekalongan dalam Rangka Gertak
Turun ke Sawah, Babinsa Bugel Bersama Petani Perkuat Semangat Ketahanan Pangan
Jaga Kondusivitas Karimunjawa, Kodim 0719/Jepara Perkuat Komsos di Kantor KUPP
Kala Si Jago Merah Mengamuk, Prajurit Satria Citrosomo Pasang Badan Jinakkan Kobaran Api di Jantung Jepara
Dandim Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro
Asap Hitam di Bumi Kartini: Aksi Gercep Prajurit Yonif 457/Satria Citrosomo Jinakkan Kobaran Api di Pabrik Jepara
Komisi III DPRD KBB Mediasi Sengketa Lahan Perumahan Subsidi, Warga Minta Pembangunan Dihentikan Sementara
Dari Bambu dan Karung Pasir, Warga Ngamprah Pertahankan Aliran Air untuk Sawah dan Kebun

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:19 WIB

Koramil 03/Batealit Laksanakan Patroli dan Monitoring SPPG Pekalongan dalam Rangka Gertak

Rabu, 23 September 2026 - 08:47 WIB

Turun ke Sawah, Babinsa Bugel Bersama Petani Perkuat Semangat Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 12:22 WIB

Kala Si Jago Merah Mengamuk, Prajurit Satria Citrosomo Pasang Badan Jinakkan Kobaran Api di Jantung Jepara

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

Dandim Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro

Selasa, 22 September 2026 - 11:03 WIB

Asap Hitam di Bumi Kartini: Aksi Gercep Prajurit Yonif 457/Satria Citrosomo Jinakkan Kobaran Api di Pabrik Jepara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Komisi III DPRD KBB Mediasi Sengketa Lahan Perumahan Subsidi, Warga Minta Pembangunan Dihentikan Sementara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Dari Bambu dan Karung Pasir, Warga Ngamprah Pertahankan Aliran Air untuk Sawah dan Kebun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Batununggal Bergejolak: Warga Tuding Proyek Tower Lebih Mengutamakan Kepentingan Bisnis

Berita Terbaru