CIREBON , kupastuntanews.com <>
15Juli 2025 , Kasus dugaan penggelapan kendaraan roda empat kembali mencuat. Kali ini, menimpa seorang warga Desa Gempol, Kabupaten Cirebon, bernama Jamuri, yang juga mewakili pihak perusahaan PT BSI, selaku pemilik unit kendaraan yang dilaporkan hilang. Kejadian ini telah resmi dilaporkan ke Unit Ranmor Satreskrim Polresta Cirebon untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Peristiwa bermula saat pelaku, yang diketahui bernama Abdul Rahman (35), warga Desa Batujajar Barat, Blok Kanca Tengah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, datang bersama istrinya yang bernama Fasni ke kediaman korban. Kepada Jamuri, pelaku meminjam mobil Mitsubishi Xpander tahun 2023 warna putih metalik dengan alasan untuk keperluan pribadi selama empat hari.
Karena merasa percaya dan tidak menaruh curiga, Jamuri pun mengizinkan penggunaan mobil tersebut. Namun hingga waktu yang dijanjikan terlewati, kendaraan tak kunjung dikembalikan. Berbagai upaya komunikasi dilakukan korban, namun hasilnya nihil. Pelaku dan istrinya diduga telah menghilang tanpa jejak.
Mobil yang dipinjam merupakan unit minibus penumpang Mitsubishi Xpander, dengan nomor polisi E 1879 JC, nomor rangka MK2NCLHATPJ00344, dan nomor mesin 4A91KBQ7127, terdaftar atas nama Jamuri, dan diketahui masih dalam masa cicilan kredit melalui Bank Mandiri.
“Saya sudah menghubungi pihak Bank Mandiri untuk meminta data tambahan sebagai pelengkap laporan. Karena kendaraan ini masih dalam status angsuran, saya merasa dirugikan secara pribadi maupun perusahaan,” jelas Jamuri saat ditemui awak media.
Ia pun berharap kepada pihak kepolisian, khususnya Unit Ranmor Satreskrim Polresta Cirebon, untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut. Ia menduga bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri, melainkan bisa jadi merupakan bagian dari jaringan penggelapan kendaraan bermotor.
“Saya mohon agar kasus ini bisa dibuka secara terang benderang. Jangan sampai pelaku lepas begitu saja, karena saya khawatir ini bukan pertama kalinya mereka melakukan modus seperti ini,” tegas Jamuri.
Pihak kepolisian saat ini dikabarkan tengah melakukan penyelidikan dan pelacakan terhadap keberadaan pelaku serta kendaraan yang dilaporkan hilang. Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap modus peminjaman kendaraan oleh orang yang belum tentu bisa dipercaya, sekalipun berasal dari lingkungan sekitar.
Red * Ladi *







































