Rasa Haru Nurhayati: Penerima Listrik Gratis “Light Up the Dream” PLN

KUPAS TUNTAS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 1 Maret 2025 - 03:39 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Di Gampong Jawa, sebuah desa yang terletak di pinggiran kota Banda Aceh, tinggal seorang wanita bernama Nurhayati. Sejak empat tahun terakhir, kehidupan Nurhayati dan keluarganya terasa gelap tanpa adanya aliran listrik di rumah mereka.

Sebelumnya, mereka terpaksa mengandalkan listrik dari tetangga untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, kondisi ekonomi yang sulit membuatnya tidak mampu membayar biaya listrik, sehingga mereka harus beradaptasi dengan kehidupan tanpa penerangan yang memadai.

Nurhayati adalah sosok wanita yang gigih. Ia bekerja serabutan di kampung untuk membantu perekonomian keluarga, Suami Nurhayati yang seorang nelayan berpenghasilan tidak menentu, Nurhayati melakukan berbagai pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Dari membantu cuci pakaian tetangga, bertani, hingga menjual hasil kebun, semua dilakukannya demi ke tiga anak-anaknya. Namun, meskipun ia bekerja keras, penghasilan yang didapatkan sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar, apalagi untuk membayar listrik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harapan baru datang menghampiri Nurhayati. Ia mendapat kabar terpilih sebagai salah satu penerima program Listrik Gratis atau LUTD ( Light Up The Dream) yang diadakan oleh PLN, informasi mengenai masyarakat yang selama ini belum menikmati aliran listrik diperoleh dari kepala desa setempat bahwa masih terdapat warganya yang belum memiliki listrik.

Listrik Gratis atau LUTD ( Light Up The Dream) adalah sebuah program inisiatif dari pegawai PLN untuk memberikan akses listrik gratis kepada masyarakat yang kurang mampu.

Sehari menjelang Ramadhan 1446 H, tim PLN UID Aceh dan UP3 Banda Aceh datang ke rumahnya untuk menginformasikan bahwa dirumahnya akan dilakukan pemasangan aliran listrik pada hari itu juga. Rasa haru dan syukur meluap dalam hati Nurhayati. Ia tidak bisa menahan air mata saat mendengar berita tersebut. Akhirnya, setelah bertahun-tahun hidup dalam kegelapan, keluarganya akan mendapatkan akses listrik yang layak.

Ketika listrik pertama kali menyala di rumahnya, suasana haru dan bahagia menyelimuti keluarga Nurhayati. Anak-anaknya ikut menyaksikan saat komponen listrik yang berfungsi sebagai pembatas dan pengaman arus listrik diarahkan ke arah “On” tanya lampu dan elektronik dirumahya kini teraliri listrik.

Nurhayati berterima kasih kepada PLN dan semua pihak yang terlibat dalam program “Light Up the Dream”. Ia menyadari bahwa listrik bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga simbol harapan dan kesempatan untuk masa depan yang lebih baik. Dengan adanya listrik, Nurhayati bertekad untuk meningkatkan kualitas hidup keluarganya dan memberikan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anaknya.

Kisah cerita haru Nurhayati adalah salah satu dari total 87 Masyarakat yang menerima bantuan listrik gratis dari program kali ini, Penerima bantuan ini tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se Aceh terdiri dari UP3 Banda Aceh : 12 Pelanggan, UP3 Sigli : 3 Pelanggan, UP3 Lhokseumawe : 22 Pelanggan, UP3 Langsa : 14 Pelanggan, UP3 Meulaboh : 15 Pelanggan, UP3 Subulussalam : 21 Pelanggan.

“PLN tidak hanya memberikan akses listrik, tetapi juga memberikan harapan dan kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kini, Nurhayati dan keluarganya bisa melangkah ke masa depan dengan lebih optimis, dan nyaman beribadah selama bulan Ramadhan berkat cahaya yang menerangi rumah mereka” ujar General Manager PLN UID Aceh, Mundhakir.

Semoga penerima bantuan dapat merasakan terang dan nyamannya beribadah di bulan suci Ramadhan ini tanpa khawatir akan tidak adanya penerangan selama di bulan Ramadhan ini.

Berita Terkait

1. Kabar Rumah Tangga Mualem dan Bunda Salma Kembali Jadi Sorotan, Isu PAW Kursi DPRA Ikut Mencuat
Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan
Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh
Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan
PW SEMMI ACEH Mendesak Aparat Penegak Hukum Untuk Mengusut Tuntas Mafia Mafia Minyak Di Aceh

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:17 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Tiga Kasus Judi Online, Sita dan Bekukan Dana Puluhan Miliar*

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:23 WIB

Kondisi Bangunan Dikaitkan Penyimpangan Dana BOS, Kepala Sekolah SDN Bojongpandan Luruskan Fakta Pengelolaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Kapolri: Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Sinergi TNI-Polri Dukung Pembangunan dan Konektivitas Masyarakat*

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat, Wujud Komitmen Polri Dorong Kreativitas dan Inovasi*

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Tekan Transaksi Tunai dan Pungli, Lapas Sibolga Terapkan Transaksi Non Tunai dengan BRIZZI

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Kapolri: Jaga Semangat Hoegeng, Lahirkan Hoegeng-Hoegeng Berikutnya*

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Ketika Hukum Tunduk pada Bargaining Power dan Panggung Elit*

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Kolaborasi Bersejarah: SWI dan UMJ Perkuat Kompetensi dan Pendidikan Wartawan Nasional

Berita Terbaru