Ratusan Buruh di Bandung Barat Geruduk Kantor DPRD, Tuntut Perlindungan Hak Pekerja

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 25 Februari 2025 - 17:53 WIB

50226 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat , kupastuntasnews.icu | Ratusan buruh yang tergabung dalam enam serikat pekerja di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD KBB, Selasa (25/2/2025). Mereka datang dengan membawa lima tuntutan utama terkait ketenagakerjaan, namun harus pulang dengan kekecewaan lantaran tak satu pun anggota dewan berada di tempat.

Dalam aksinya, para buruh menuntut:

1. Penghapusan sistem outsourcing.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Pengesahan undang-undang ketenagakerjaan baru yang sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melindungi hak pekerja.

3. Penolakan kebijakan usia pensiun menjadi 59 tahun.

4. Penegakan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

5. Sanksi tegas bagi pengusaha yang melanggar aturan ketenagakerjaan.

 

Namun, harapan buruh untuk berdialog langsung dengan para wakil rakyat pupus setelah mereka mendapati kantor DPRD KBB kosong. Seluruh anggota dewan diketahui sedang melakukan kunjungan kerja ke Jakarta.

Buruh Kecewa, DPRD Dinilai Abaikan Aspirasi Pekerja

Koordinator aksi, Dede Rahmat, mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakhadiran anggota dewan. Padahal, menurutnya, serikat pekerja sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi sejak tujuh hari sebelumnya kepada DPRD, Kepolisian, dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

“Kami sudah mengikuti prosedur dengan mengirimkan surat pemberitahuan jauh-jauh hari. Tapi saat kami datang, gedung DPRD kosong, tidak ada satu pun anggota dewan yang menemui kami,” ujar Dede kepada awak media.

Selain itu, Dede juga menyoroti lambannya respons DPR RI dalam menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah membatalkan 21 pasal dalam Undang-Undang Cipta Kerja yang dinilai merugikan pekerja.

“MK sudah membatalkan pasal-pasal bermasalah, tapi sampai sekarang DPR RI belum mengambil langkah konkret untuk merevisinya. Ini menunjukkan bagaimana suara buruh masih belum menjadi prioritas,” tegasnya.

Aksi ini mencerminkan kekecewaan buruh terhadap lambannya respons pemerintah dalam melindungi hak pekerja. Di tengah ketidakpastian regulasi ketenagakerjaan, para buruh menegaskan bahwa perjuangan mereka belum akan berhenti hingga tuntutan dipenuhi.

( Red Derry )

Berita Terkait

Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yusa Panjang Pimpin Apel Gelar Pasukan Ratusan APH, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine
Insiden di Kantor BPN Kota Bandung, Aktivis LSM Tempuh Jalur Hukum dan Serahkan Bukti Medis
Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi, Batalkan Vonis PT Medan dalam Perkara Bambang alias Bembeng
Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran
DPP SWI Hadir di Surabaya, Menguatkan Solidaritas Organisasi dan Masa Depan Wartawan Indonesia
SWI Kota Subulussalam Tegaskan Anggota di Lapangan Bekerja untuk Fungsi Kontrol Sosial, Bukan Mencari Masalah
Komisi III DPRD KBB Mediasi Sengketa Lahan Perumahan Subsidi, Warga Minta Pembangunan Dihentikan Sementara
SWI Jabar dan Kesbangpol Sepakat Jaga Komunikasi untuk Informasi yang Bermanfaat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 08:47 WIB

Turun ke Sawah, Babinsa Bugel Bersama Petani Perkuat Semangat Ketahanan Pangan

Rabu, 23 September 2026 - 08:45 WIB

Jaga Kondusivitas Karimunjawa, Kodim 0719/Jepara Perkuat Komsos di Kantor KUPP

Selasa, 22 September 2026 - 12:22 WIB

Kala Si Jago Merah Mengamuk, Prajurit Satria Citrosomo Pasang Badan Jinakkan Kobaran Api di Jantung Jepara

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

Dandim Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro

Selasa, 22 September 2026 - 11:03 WIB

Asap Hitam di Bumi Kartini: Aksi Gercep Prajurit Yonif 457/Satria Citrosomo Jinakkan Kobaran Api di Pabrik Jepara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Komisi III DPRD KBB Mediasi Sengketa Lahan Perumahan Subsidi, Warga Minta Pembangunan Dihentikan Sementara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Dari Bambu dan Karung Pasir, Warga Ngamprah Pertahankan Aliran Air untuk Sawah dan Kebun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Batununggal Bergejolak: Warga Tuding Proyek Tower Lebih Mengutamakan Kepentingan Bisnis

Berita Terbaru

Medan

DARI KEDELAI, LAHIR KETERAMPILAN!

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB