Dari Kunker PPWI Nasional ke Pondok Pesantren Al-Zaytun: Perpaduan Pendidikan dan Industri Maritim yang Menginspirasi

REDAKSI SULUT

- Redaksi

Minggu, 9 Februari 2025 - 10:39 WIB

50139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu, Jawa Barat – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menjalin sinergi antara dunia jurnalistik warga dengan pendidikan berbasis pesantren, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Kunjungan ini berlangsung pada Jumat dan Sabtu, 7-8 Februari 2025. Ikut dalam rombongan PPWI kali ini Wasekjen PPWI, Julian Caisar; Wakil Ketua III, Abdul Rahman Dabboussi; Staf Sekretariat, Mbak Wina; Ketua DPC PPWI Karawang, Dede Nurcahya; dan Sekretaris PPWI Karawang, Neneng Jauhara Khairiah.

Tim PPWI diisambut hangat oleh Pendiri sekaligus Pemimpin Pondok Pesantren Al-Zaytun, H.E. Dr. Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang di ruang kerjanya pada Sabtu, sekitar pukul 13.00 wib. Hadir mendampingi Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang pada pertemuan itu, sejumlah pengelola Pondok Pesantren Al-Zaytun, antara lain Ustadz Ali, Ustadz Alwi, dan Ustadza Nisa.

Pondok Pesantren Al-Zaytun, yang dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam terbesar di Asia Tenggara, tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis bagi para santrinya. Salah satu program unggulannya adalah workshop pembuatan kapal, yang menjadi tempat praktik langsung bagi para santri dalam mempelajari industri maritim.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungannya, Ketum PPWI bersama tim berkesempatan meninjau langsung workshop pembuatan kapal tersebut dan menyaksikan hasil karya para santri yang telah berhasil memproduksi dua kapal siap operasi. “Alhamdulillah, kami sangat terkesan dengan kemajuan yang dicapai Pondok Pesantren Al-Zaytun. Tidak hanya dalam bidang pendidikan agama, tetapi juga dalam pengembangan keterampilan praktis seperti pembuatan kapal. Ini adalah bukti nyata bahwa pesantren bisa menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan mandiri,” ujar Wilson Lalengke saat meninjau workshop sebelum acara pertemuan resmi dengan Pimpinan Ponpes Al-Zaytun.

Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu berharap agar sistem pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan berbasis keagamaan dan berasrama lainnya di Indonesia dapat mencontoh terobosan bagus yang telah dilakukan di Ponpes Al-Zaytun. “Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan Pemerintah hanya dapat terwujud tatkala negeri ini diisi generasi emas yang unggul di bidang masing-masing. Keungulan itu hanya dapat tercipta jika anak-anak dibekali berbagai ketrampilan yang dibutuhkan, salah satunya adalah kemaritiman. Bidang ini sangat amat penting mengingat wilayah Indonesia yang 70 persennya adalah lautan,” jelas Wilson Lalengke.

Dalam rangka mendukung program penyiapan santri di bidang kemaritiman itu, pengelola Al-Zaytun telah menyelenggarakan sertifikasi keahlian pelayaran bagi 200 santri yang mengambil program keahlian tersebut. Saat ini Ponpes yang mempekerjakan hampir 3000 karyawan, pembina, guru, dan dosen tersebut sedang mengurus dokumen ijin berlayar bagi dua kapal ikan yang masing-masing berukuran panjang 60 meter yang sudah diproduksi. (TIM/Red).

Berita Terkait

Dikelola secara Profesional dan Moderen, Pengelolaan Dapur Ponpes Al-Zaytun Sangat Layak Jadi Referensi Dapur MBG*

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:19 WIB

Koramil 03/Batealit Laksanakan Patroli dan Monitoring SPPG Pekalongan dalam Rangka Gertak

Rabu, 23 September 2026 - 08:47 WIB

Turun ke Sawah, Babinsa Bugel Bersama Petani Perkuat Semangat Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 12:22 WIB

Kala Si Jago Merah Mengamuk, Prajurit Satria Citrosomo Pasang Badan Jinakkan Kobaran Api di Jantung Jepara

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

Dandim Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro

Selasa, 22 September 2026 - 11:03 WIB

Asap Hitam di Bumi Kartini: Aksi Gercep Prajurit Yonif 457/Satria Citrosomo Jinakkan Kobaran Api di Pabrik Jepara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Komisi III DPRD KBB Mediasi Sengketa Lahan Perumahan Subsidi, Warga Minta Pembangunan Dihentikan Sementara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Dari Bambu dan Karung Pasir, Warga Ngamprah Pertahankan Aliran Air untuk Sawah dan Kebun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Batununggal Bergejolak: Warga Tuding Proyek Tower Lebih Mengutamakan Kepentingan Bisnis

Berita Terbaru