Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rabat Beton Swakelola Dana Desa Rp36 Juta di Kp Resgal RW 01 Cepat Rusak

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 09:08 WIB

50112 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat , kupastuntasnews.com| Proyek pembangunan jalan lingkungan berupa rabat beton yang bersumber dari Dana Desa dengan nilai anggaran sekitar Rp36 juta, berlokasi di Kampung Resgal RW 01, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, proyek yang dikerjakan secara swakelola tersebut baru berusia sekitar dua bulan, namun kondisinya kini sudah rusak, retak, dan tampak amburadul.

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang jauh dari kata layak. Permukaan beton terlihat tidak rata, di beberapa titik mengelupas, serta tampak retakan memanjang yang mengindikasikan lemahnya struktur beton. Bahkan, sebagian badan jalan terkesan rapuh dan berpotensi semakin parah jika terus dilalui kendaraan.

Sebagai proyek yang dilaksanakan dengan sistem swakelola, pembangunan ini seharusnya mengedepankan kualitas pekerjaan, transparansi anggaran, serta pengawasan yang ketat. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan dugaan kuat bahwa pelaksanaan proyek tidak sesuai dengan standar teknis yang semestinya diterapkan dalam pekerjaan rabat beton.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat mengaku kecewa dan merasa dirugikan. Jalan tersebut sebelumnya diharapkan dapat menunjang aktivitas harian dan mobilitas masyarakat. Namun, kondisi yang cepat rusak justru menimbulkan pertanyaan besar terkait mutu material, ketebalan beton, serta proses pengerjaan yang dinilai tidak maksimal.

“Kami heran, baru sebentar sudah rusak seperti ini. Kalau dikerjakan dengan benar, tidak mungkin secepat ini hancur,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Guna memperoleh klarifikasi, tim investigasi awak media mendatangi Kantor Desa Batujajar Timur. Namun sangat disayangkan, saat kunjungan tersebut tidak satu pun perangkat desa berada di tempat. Kepala desa, sekretaris desa, maupun aparatur lainnya disebutkan tidak berada di kantor.

Upaya konfirmasi lanjutan melalui telepon dan pesan WhatsApp juga tidak membuahkan hasil. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Batujajar Timur belum memberikan penjelasan resmi terkait kondisi proyek rabat beton swakelola tersebut.

Minimnya respons dan keterbukaan dari pihak desa ini semakin memperkuat dugaan adanya lemahnya pengawasan serta rendahnya akuntabilitas dalam penggunaan Dana Desa. Masyarakat pun berharap Inspektorat Daerah, Dinas terkait, serta aparat pengawas lainnya segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, agar penggunaan anggaran negara benar-benar tepat sasaran, transparan, dan tidak merugikan kepentingan warga.

Tim Investigasi

Berita Terkait

Koramil 03/Batealit Laksanakan Patroli dan Monitoring SPPG Pekalongan dalam Rangka Gertak
Turun ke Sawah, Babinsa Bugel Bersama Petani Perkuat Semangat Ketahanan Pangan
Jaga Kondusivitas Karimunjawa, Kodim 0719/Jepara Perkuat Komsos di Kantor KUPP
Kala Si Jago Merah Mengamuk, Prajurit Satria Citrosomo Pasang Badan Jinakkan Kobaran Api di Jantung Jepara
Dandim Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro
Asap Hitam di Bumi Kartini: Aksi Gercep Prajurit Yonif 457/Satria Citrosomo Jinakkan Kobaran Api di Pabrik Jepara
Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yusa Panjang Pimpin Apel Gelar Pasukan Ratusan APH, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine
Insiden di Kantor BPN Kota Bandung, Aktivis LSM Tempuh Jalur Hukum dan Serahkan Bukti Medis

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:19 WIB

Koramil 03/Batealit Laksanakan Patroli dan Monitoring SPPG Pekalongan dalam Rangka Gertak

Rabu, 23 September 2026 - 08:47 WIB

Turun ke Sawah, Babinsa Bugel Bersama Petani Perkuat Semangat Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 12:22 WIB

Kala Si Jago Merah Mengamuk, Prajurit Satria Citrosomo Pasang Badan Jinakkan Kobaran Api di Jantung Jepara

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WIB

Dandim Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro

Selasa, 22 September 2026 - 11:03 WIB

Asap Hitam di Bumi Kartini: Aksi Gercep Prajurit Yonif 457/Satria Citrosomo Jinakkan Kobaran Api di Pabrik Jepara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Komisi III DPRD KBB Mediasi Sengketa Lahan Perumahan Subsidi, Warga Minta Pembangunan Dihentikan Sementara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Dari Bambu dan Karung Pasir, Warga Ngamprah Pertahankan Aliran Air untuk Sawah dan Kebun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Batununggal Bergejolak: Warga Tuding Proyek Tower Lebih Mengutamakan Kepentingan Bisnis

Berita Terbaru