Kapolres Gayo Lues Perintahkan Penyelidikan Lanjutan Kasus Gantung Diri Pria di Rumah Kontrakan Blangkejeren

KUPAS TUNTAS NEWS

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025 - 11:54 WIB

50102 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, Gayo Lues — Suasana malam di Dusun Blower, Desa Kota Blangkejeren, Kecamatan Blangkejeren, mendadak gempar setelah ditemukannya seorang pria dalam kondisi tergantung tak bernyawa di bagian belakang rumah kontrakannya pada Selasa malam, 17 Juni 2025, sekitar pukul 20.30 WIB.

Korban diketahui bernama Beramad, pria kelahiran Linge, 10 Mei 1978, yang berprofesi sebagai petugas pemadam kebakaran dan berdomisili di Dusun Turun Junte, Desa Rema, Kecamatan Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua saksi, yakni Ika (38), seorang wiraswasta asal Desa Kampung Jawa, dan Sukri Ananda (24), petani asal Desa Kutalintang. Berdasarkan keterangan saksi, korban sudah beberapa kali dihubungi oleh Ika sejak pukul 12.00 WIB, namun tidak memberikan respon. Merasa khawatir, Ika kemudian mengajak ponakannya, Sukri Ananda, untuk mengecek langsung ke rumah kontrakan korban.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 20.30 WIB, keduanya tiba di rumah kontrakan korban yang beralamat di Dusun Blower, Desa Kota Blangkejeren. Mereka mencoba menggedor pintu rumah dan memanggil korban, namun tidak mendapat jawaban. Sukri juga sempat menelepon korban, tetapi tidak diangkat. Melihat situasi mencurigakan, Ika menunjukkan jalan menuju bagian belakang rumah. Sukri pun memutar ke belakang dan mendapati korban dalam kondisi tergantung di atas pintu belakang rumah menggunakan kain sarung berwarna cokelat. Ia segera memberi tahu Ika, yang kemudian langsung bergegas mencari anggota keluarga korban.

Setelah laporan masuk ke pihak berwenang, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Gayo Lues (RSUD MAK) untuk dilakukan visum et repertum oleh tim medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan sejumlah tanda khas yang mendukung dugaan bunuh diri, yakni bekas lilitan di leher korban, keluarnya cairan air liur dari mulut korban, dan adanya bekas atau sisa sperma pada celana dalam serta alat kelamin korban.

Saat proses penyerahan pakaian korban kepada anak kandungnya, Hafida Yani (23), yang bekerja sebagai karyawan honorer dan tinggal di Desa Rema, ditemukan pula dua benda penting di saku celana korban, yaitu satu buah dompet dalam kondisi utuh (belum terbuka), serta satu bungkus aluminium foil berwarna perak bertuliskan “racun babi”, juga dalam keadaan belum dibuka.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal IPTU Muhammad Abidinsyah, S.H., pada Rabu 18 Juni 2025, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan tindakan awal sesuai prosedur, termasuk olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan medis.

“Pemeriksaan awal menunjukkan adanya tanda-tanda bunuh diri, namun kami tetap mendalami temuan di lokasi, termasuk barang-barang yang ditemukan pada korban. Segala kemungkinan tetap kami analisis secara hati-hati,” ujar IPTU Muhammad Abidinsyah.

Ia menambahkan bahwa keberadaan bungkusan yang bertuliskan “racun babi” dan sisa-sisa sperma akan menjadi bagian dari proses penyelidikan mendalam oleh penyidik. Polisi juga akan meminta keterangan tambahan dari keluarga korban dan orang-orang terdekat untuk memperjelas kronologi serta kondisi terakhir korban.

Peristiwa tragis ini menjadi duka bagi keluarga dan lingkungan sekitar korban. Di sisi lain, kasus ini turut menggugah perhatian masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental serta tekanan hidup yang mungkin dialami oleh orang di sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih berada di RSUD Gayo Lues dan pihak keluarga tengah mengurus proses pemakaman, sementara pihak kepolisian terus melanjutkan pendalaman penyelidikan guna mengungkap secara utuh motif dan latar belakang peristiwa tersebut. (RED)

Berita Terkait

Pasca Pembekuan Lingkungan, PT Rosin Diduga Abaikan Keputusan Negara, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Bertindak Tegas
LIRA Gayo Lues Minta Aparat Tangkap dan Penjarakan Perusahaan yang Diduga Cemari Lingkungan dan Abaikan Aturan
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Ekspor dan Pengeluaran Produk PT Rosin Ikut Dipersoalkan, Pemeriksaan Menyeluruh Dinilai Mendesak
LIRA Minta PT Rosin Dibuka dari Segi Izin, Bahan Baku, Pengiriman, hingga Sumber BBM yang Dipakai
Polda Aceh Didesak Menindaklanjuti Dugaan PT Rosin Trading Internasional yang Berjalan di Luar Aturan
Limbah Berbusa, dan Parit Terbuka: Potret Dugaan Pencemaran dari PT Rosin Internasional di Gayo Lues
Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Lantunan 30 Juz Bil Ghoib Bergaung di Masjid Al-Jihad Medan, 12 Hafiz Sulaimaniyah Gelar Khotmil Kubro

Rabu, 30 September 2026 - 19:43 WIB

Ganesha Lahir di Tesso Nilo, Anak Keenam Lisa Jadi Harapan Baru Gajah Sumatera

Rabu, 30 September 2026 - 12:28 WIB

Kebaikan Terus Mengalir Di Kantor DPC GRIB Jaya Kota Medan,  15 Goni Beras Bantuan Dermawan Perkuat Dapur Umum Makan Bergizi Gratis

Rabu, 30 September 2026 - 08:54 WIB

Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Selasa, 29 September 2026 - 11:04 WIB

Solusi Es Kristal Premium Bening dan Tahan Lama di Medan, Hubungi Sukses Jaya di 0823-7552-9508 untuk Harga Mitra

Senin, 28 September 2026 - 16:01 WIB

Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan

Minggu, 27 September 2026 - 07:53 WIB

Kapolda Riau Pimpin Sertijab Wakapolda, Irwasda, Karo SDM hingga Kapolres Jajaran

Minggu, 27 September 2026 - 06:02 WIB

Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa

Berita Terbaru