Kepsek SMAN 1 Rambah Diduga “Tak Bermoral”, Anggaran Dana BOS Tahun 2024 Diduga “Dimakannya”

KUPAS TUNTAS NEWS

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025 - 17:15 WIB

50126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hulu – Riau – Masyarakat dan orang tua murid di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, mendesak aparat penegak hukum (APH) Riau untuk segera menyelidiki dugaan praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Rambah, Kisman. Selain itu, masyarakat juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Riau agar segera mengevaluasi kinerja kepala sekolah terkait berbagai persoalan yang mencuat di sekolah tersebut.

Dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 1 Rambah menjadi sorotan utama setelah investigasi yang dilakukan oleh awak media. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat ketidaksesuaian dalam laporan pertanggung jawaban anggaran dana BOS tahun 2024 yang dilaporkan melalui aplikasi OMSPAN dengan kondisi nyata di lapangan.

Dana BOS untuk tahun 2024 yang dilaporkan mencapai Rp.729.810.000 + Rp.804.050.000, dengan rincian alokasi, salah satunya pada item pemeliharaan sarana dan prasarana sebesar Rp.287.800.000 dan Rp356.771.100, dinilai tidak wajar. Hasil investigasi media di lapangan menunjukkan bahwa bangunan sekolah masih dalam kondisi baik tanpa adanya tanda-tanda perbaikan yang signifikan, sehingga menimbulkan kecurigaan terkait penggunaan dana tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa bangunan sekolah terlihat masih layak dan tidak menunjukkan adanya pemeliharaan seperti perbaikan furnitur atau fasilitas lainnya. “Kami tidak melihat adanya kegiatan pemeliharaan di sekolah ini. Bangunannya masih bagus, jadi wajar jika kami curiga,” ujarnya.

Lebih lanjut, hasil pengecekan pada aplikasi OMSPAN menunjukkan bahwa alokasi dana BOS di sekolah tersebut diduga diperuntukkan untuk 918 siswa. Namun, jumlah siswa aktif yang sebenarnya dilaporkan mencapai 925 siswa, sehingga angka ini pun menjadi salah satu poin yang diragukan kebenarannya oleh masyarakat.

Selain alokasi pemeliharaan sarana dan prasarana, beberapa pos anggaran lain juga menjadi sorotan, di antaranya:

Pengembangan perpustakaan/pojok baca: Rp.105.288.900

Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain: Rp.25.218.000 + Rp.55.600.000

Administrasi kegiatan satuan pendidikan: Rp.248.942.000 + Rp.63.150.000

Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan: Rp.23.100.000 + Rp.105.288.900

Langganan daya dan jasa: Rp.40.000.000

Penyediaan alat multimedia pembelajaran: Rp.125.900.000

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMA Negeri 1 Rambah belum memberikan tanggapan atas dugaan ini. Tim investigasi media berencana untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran dana BOS.

Bersambung…
(Tim Investigasi Media)

Berita Terkait

Jawaban Singkat UPTD Wilayah VI Soal Paket Rp30,4 Miliar, Publik Pertanyakan Transparansi Dokumen
Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir
Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yusa Panjang Pimpin Apel Gelar Pasukan Ratusan APH, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine
Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi, Batalkan Vonis PT Medan dalam Perkara Bambang alias Bembeng
SWI Kota Subulussalam Tegaskan Anggota di Lapangan Bekerja untuk Fungsi Kontrol Sosial, Bukan Mencari Masalah
Kapolres Binjai Perkuat Sinergi dengan Lapas Kelas IIA Binjai, Dukung Pembinaan dan Keamanan Pemasyarakatan
Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian
Aksi Kekerasan Disertai Penjarahan Terjadi di Manggelewa, Satu Warga Jadi Korban

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:43 WIB

Jawaban Singkat UPTD Wilayah VI Soal Paket Rp30,4 Miliar, Publik Pertanyakan Transparansi Dokumen

Jumat, 18 September 2026 - 19:21 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yusa Panjang Pimpin Apel Gelar Pasukan Ratusan APH, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

Kamis, 17 September 2026 - 16:07 WIB

Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi, Batalkan Vonis PT Medan dalam Perkara Bambang alias Bembeng

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:44 WIB

SWI Kota Subulussalam Tegaskan Anggota di Lapangan Bekerja untuk Fungsi Kontrol Sosial, Bukan Mencari Masalah

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:23 WIB

Kapolres Binjai Perkuat Sinergi dengan Lapas Kelas IIA Binjai, Dukung Pembinaan dan Keamanan Pemasyarakatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:03 WIB

Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:48 WIB

Aksi Kekerasan Disertai Penjarahan Terjadi di Manggelewa, Satu Warga Jadi Korban

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:55 WIB

Andar Amin Harahap: Program Strategis ATR/BPN Kunci Kepastian Hukum dan Penyelesaian Konflik Agraria

Berita Terbaru