Krisis Kepemimpinan di Desa Bojong: BPD Ajukan Pemberhentian Kepala Desa, Warga Tuntut Transparansi!
Bandung Barat – Konflik di Desa Bojong memuncak setelah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) resmi mengajukan surat permohonan pemberhentian Kepala Desa Bojong a/n APAD SUTISNA No Reg 910/04/BPD/BJG/2025 kepada Pj Bupati Bandung Barat. Langkah ini diambil setelah berbagai dugaan penyimpangan anggaran dan program desa yang tidak terealisasi selama dua tahun berturut-turut.
Forum Peduli Masyarakat Bojong telah menggelar sejumlah upaya, termasuk Audiensi dengan pemerintah desa pada 10 Mei 2024, yang dihadiri oleh Camat Rongga, Danramil, Kapolsek Gununghalu-Rongga, serta para tokoh masyarakat. Selain itu, juga melaksanakan pertemuan dengan BPD pada 17 Mei 2024 serta laporan resmi kepada Inspektorat Kabupaten Bandung Barat juga telah dilakukan.
Meskipun berbagai langkah telah ditempuh, masyarakat menilai penyelesaian yang ditawarkan Inspektorat Kabupaten Bandung Barat belum sebanding dengan persoalan yang terjadi. Warga tetap berkomunikasi dengan pihak kecamatan untuk memastikan langkah yang diambil sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Dalam Musyawarah Desa pada 13 Januari 2025, kepala desa secara terbuka mengakui bahwa beberapa program tahun 2024 tidak terlaksana, di antaranya:
* Insentif guru Rp 103 000 000
*Operasional MUI Rp 5.142 000 000
*Pengadaan bibit tanaman Rp 24 000 000
*Pembinaan LKD Rp 10 244 500
*Peningkatan kapasitas Rp 40 000 000
*Syahrlahan desa Rp 11 400 000
Penolakan terhadap laporan realisasi anggaran ini semakin menguat, mengingat kejadian serupa terjadi pada tahun 2023. Masyarakat menilai kepala desa telah melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, terutama terkait penyalahgunaan wewenang dan praktik yang merugikan kepentingan umum.
Forum Peduli Masyarakat Bojong menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika tidak ada tindakan tegas dari pemerintah daerah, mereka siap menempuh jalur hukum dan melakukan aksi unjuk rasa.
Kini, keputusan ada di tangan Bupati Bandung Barat. Akankah kepala desa Bojong diberhentikan, atau masyarakat harus melangkah lebih jauh demi mencari keadilan ?! Red ***






































